kelebihan dan kekurangan cerita keong mas
Selainitu, pesan moral lainnya juga bisa ditemukan di cerita Keong Mas loh. Apa aja sih? Baca di bawah ini ya! 1. Jangan Mudah Iri Hati. Dua orang putri, anak dari raja bernama Kertamarta memiliki sifat yang berbeda. Putri bernama Dewi Galuh memiliki sifat angkuh dan iri hati, sedangkan putri Candra Kirana memiliki sifat baik hati dan sabar.
Padapertunjukan Drama Musikal Keong Mas oleh Teater Keliling, kebanyakan dalam pertunjukan tersebut menggunakan dialog bahasa Indonesia yang tidak sesuai dengan latar yang diceritakan, pada dasarnya kisah keong mas tersebut terjadi pada masa kerajaan Daha, jauh beberapa abad silam, seharusnya menggunakan dialog dengan bahasa yang sesuai dengan latar waktu tersebut.
Demikiandongeng Timun Mas dari daerah Jawa Tengah Indonesia. Ia mempunyai dua orang putri yang cantik jelita. Tapi sihirnya akan hilang bila keong emas berjumpa dengan tunangannya. Suatu hari raja ingin menjodohkan Candra Kirana dengan Raden Inu Kertapati dari kerajaan Kahuripan namun Galuh Ajeng tidak setuju. Cerita Keong Mas Singkat.
Karenakeong emas yang ada ditempayan berubah wujud menjadi gadis cantik. Gadis tersebut lalu memasak dan menyiapkan masakan tersebut di meja. Karena merasa penasaran, lalu nenek tersebut memberanikan diri untuk menegur putri nan cantik itu. "Siapakah kamu ini putri cantik, dan dari mana asalmu?", tanya si nenek.
Beberapapesan moral yang akan disampaikan melalui cerita rakyat Keong mas ini adalah : a. Kebaikan pasti akan menemukan jalannya. Tetaplah berbuat baik, karena suatu saat kebaikan itu akan kembali pada kita dan bisa saja menyelamatkan kehidupan kita. b. Ingatlah selalu kebaikan yang telah dilakukan oleh orang lain kepada kita. c. Jangan menyimpan iri dengki, karena iri dan dengki tidak pernah membuahkan sesuatu yang baik. d.
Princesse De Clèves Rencontre Duc De Nemours. Surabaya - Indonesia punya banyak cerita rakyat yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Keunikan dan pesan moral dari cerita rakyat kerap menjadi bahan dongeng untuk satu cerita rakyat yang populer adalah Keong Mas. Cerita rakyat yang berasal dari Jawa Timur ini mengisahkan perjalanan cinta antara Panji Inu Kertapati dan Dewi Candra Rakyat Keong MasMengutip dari buku Kumpulan Cerita Rakyat Indonesia Cerita Rakyat Jawa Timur dan Madura 2 karya Tri Prasetyono, Candra Kirana merupakan putri dari pemimpin Kerajaan Dhaha, yakni Raja Kertamarta. Candra Kirana memiliki saudara perempuan bernama Galuh Ajeng. Candra Kirana dan Galuh Ajeng memiliki sifat yang berbeda. Candra Kirana memiliki sifat baik hati, sementara Galuh Ajeng memiliki sifat yang jahat dan iri itu, Candra Kirana sudah dijodohkan dengan seorang pangeran dari Kerajaan Kahuripan. Yakni Raden Inu Kertapati yang memiliki sifat adil dan Ajeng rupanya juga menaruh hati pada Raden Inu. Karena merasa iri dengan saudaranya, Galuh Ajeng merencanakan perbuatan jahat untuk menghancurkan Candra Kirana. Galuh Ajeng lalu pergi ke rumah nenek Ajeng meminta kepada nenek sihir untuk mengutuk Candra Kirana menjadi sesuatu yang menjijikkan dan dijauhkan dari Raden Inu. Nenek sihir pun mengabulkan permintaan Galuh Ajeng dengan mengutuk Candra Kirana menjadi seekor keong berwarna mas kemudian itu dibuang ke arah laut. Keong mas terbawa arus ombak hingga akhirnya terdampar di sebuah hari, seorang nenek baik hati sedang mencari ikan dengan jala di sungai. Saat menarik jala, keong mas ikut terangkut. Nenek tersebut membawa keong mas pulang ke tersebut merupakan seorang janda yang berasal dari Kampung Dadapan. Sehingga disebut dengan Nenek Dadapan. Nenek Dadapan tinggal di sebuah gubuk kecil dan harinya, Nenek Dadapan kembali mencari ikan di sungai. Karena tak mendapat ikan seekor pun, Nenek Dadapan memutuskan untuk pulang ke di rumah, Nenek Dadapan sangat terkejut. Sebab, rumahnya begitu bersih dan sudah tersedia masakan yang lezat di meja. Nenek Dadapan penasaran akan datangnya masakan itu berulang setiap hari. Karena penasaran, Nenek Dadapan ingin mengintip situasi rumahnya saat dia pergi mencari ikan. Setelah beberapa saat, Nenek Dadapan kembali dibuat kaget. Sebab, keong mas yang ada di tempayan berubah wujud menjadi gadis tersebut lalu memasak dan menata masakan di meja. Nenek Dadapan memberanikan diri untuk menegur gadis cantik itu."Siapakah kamu ini gadis cantik, dan dari mana asalmu?" tanya si nenek."Aku adalah putri Kerajaan Dhaha yang disihir menjadi keong mas oleh nenek sihir utusan saudaraku karena merasa iri kepadaku," kata Candra menjawab pertanyaan tersebut, Candra Kirana kembali berubah menjadi keong mas. Simak Video "Semarak Surabaya Vaganza, Ada Parade Bunga hingga Budaya" [GambasVideo 20detik]
Moms pasti sudah tidak asing lagi dengan cerita dongeng Keong Mas, bukan?Dongeng yang berasal dari daerah Jawa Timur ini sangat populer dari dulu hingga Si Kecil bosan dengan cerita-cerita yang sebelumnya pernah dibacakan, tidak ada salahnya mencoba cerita dongeng Keong Mas sebagai pengantar Dongeng Keong Mas yang MelegendaDongeng Keong Mas sangat populer tidak hanya di kalangan anak-anak tapi juga orang Moms pernah mendengar cerita ini dari keluarga, menonton animasinya, atau membaca dongeng secara langsung dari sudah lupa seperti apa kisahnya karena sudah lama. Tenang, Moms bisa membacakan dongeng yang disajikan berikut agar Si Kecil bisa tidur dengan belajar banyak pesan moral berharga dari para tokoh cerita dongeng Keong Mas Juga 7 Kisah Dongeng Pendek dengan Pesan Moral yang Baik untuk AnakLamaran Pangeran pada Putri Candra KiranaFoto Ilustrasi Putri Kerajaan zaman dahulu kala, hiduplah seorang raja bernama memimpin sebuah kerajaan yang megah dan indah yang disebut Kerajaan Daha. Raja Kertamarta memiliki dua orang putri pertama bernama Dewi Galuh dan putri kedua bernama Candra Kirana. Kehidupan mereka sangat hari, Kerajaah Daha kedatangan seorang pangeran tampan dari Kerajaan Kahuripan. Nama pangeran tersebut adalah Raden Inu Pangeran Inu Kertapati ke Kerajaan Daha adalah untuk melamar putri dari Raja Kertamarta, yakni Putri Candra tersebut disambut baik oleh Raja Kertamarta. Candra Kirana pun menerima lamaran Raden Inu Jahat Dewi GaluhFoto Ilustrasi Ratu Kerajaan pertunangan tersebut tidak membuat Dewi Galuh bahagia. Ia iri dengan Putri Candra Galuh menaruh hati pada Pangeran dan merasa dirinya yang paling pantas menjadi iri ini berubah menjadi rasa benci. Dewi Galuh pun membuat rencana jahat untuk menyingkirkan Putri Candra menemui seorang penyihir jahat dan meminta penyihir untuk mengutuk Putri Candra Kirana menjadi sesuatu yang begitu, pangeran akan menjauhinya dan Dewi Galuh akan menjadi Putri Candra Kirana sebagai Juga Dongeng Si Kancil Mencuri Timun, Penuh Pesan MoralKutukan Keong MasFoto Keong menemui penyihir jahat, Dewi Galuh pun menjalankan rencana jahatnya. Ia memfitnah Putri Candra Kirana dan membuatnya diusir dari Candra Kirana yang sedih akhirnya pergi dari istana dan terus berjalan menyusuri pantai. Di sana, ia bertemu dengan si nenek sihir yang jahat dan dikutuk menjadi Keong itu mengenggam Keong Mas dan kemudian melemparnya ke laut, tanpa tahu bahwa kutukan tersebut hanya Mas dapat berubah kembali menjadi Putri Candra Kirana jika ia bertemu dengan Raden Inu Juga 5 Rekomendasi Buku Dongeng sebelum Tidur untuk Anak TKBertemu dengan Nenek PenolongSuatu hari, seorang nenek pergi ke laut untuk mencari ikan. Jala yang digunakan berhasil menangkap ikan dan Keong pun membawa hasil tangkapannya ke gubuk dan menempatkannya di atas harinya, nenek kembali pergi ke laut. Sayangnya, tidak ada satu pun ikan yang tersangkut di jala. Ia pulang dengan hati yang sesampainya di gubuk, nenek melihat masakan enak yang tersedia di atas ini membuat nenek bingung. Namun, ia tidak menemukan jawabannya. Waktu terus berjalan, dan kejadian tersebut terus nenek pura-pura pergi ke laut untuk melihat siapa yang telah memasakkan makanan enak pun mengintip dari luar gubuk. Keong yang dibawanya pulang tiba-tiba berubah menjadi seorang gadis nenek bertanya, "Siapa gerangan kamu putri cantik?""Aku adalah putri kerajaan Daha yang disihir menjadi keong emas oleh saudaraku karena ia iri kepadaku," jawab Candra tak lama, ia berubah kembali menjadi Keong Juga Kisah Nabi Musa, Bisa Dijadikan Dongeng Pengantar Tidur untuk Anak!Pangeran Mencari Putri Candra KiranaFoto Hutan itu, Pangeran tidak tinggal diam saat tahu Putri Candra Kirana pun menyamar menjadi rakyat biasa dan mencari Putri Candra Kirana dari desa ke sihir mengetahui hal ini. Ia mengubah dirinya menjadi seekor gagak untuk mengelabui kaget sekali ketika bertemu dengan gagak yang bisa bicara dan mengira bahwa burung itu memberi tahu Pangeran keberaaan Putri Candra Kirana, tapi dengan arah yang pun menuruti burung gagak tersebut. Di perjalanan, Pangeran menemui seorang kakek tua yang merasa kasihan dan akhirnya memberi kakek itu makanan. Kakek yang ditolong Pangeran adalah seorang yang kebaikan Pangeran, kakek tersebut menolongnya. Ia memukul kepala gagak dengan tongkatnya. Seketika buruk gagak hilang menjadi asap kakek memberi tahu bahwa Putri Candra Kirana berada di Desa Bertemu Keong MasSetelah menempuh perjalanan berhari-hari, Pangeran sampai di sebuah gubuk pun menghampiri gubuk tersebut untuk minta seteguk air karena perbekalannya sudah minum, Pangeran tidak sengaja melihat Putri Candra Kirana yang sedang itu juga, sihir Keong Mas menghilang. Pangeran pun kembali bertemu dengan Candra Kirana pun memperkenalkan nenek yang menolongnya kepada juga menceritakan kejahatan yang dilakukan Dewi Galuh padanya. Akhirnya, Pangeran, Putri, dan nenek pun kembali ke Kerajaan Juga Cerita Rakyat Malin Kundang, Cocok untuk Dongeng Malam Si KecilKebenaran Terungkap dan Dewi Galuh Mendapatkan BalasannyaFoto Pernikahan di Kerajaan, Putri Candra Kirana menceritakan apa yang terjadi pada Kertamarta pun meminta maaf dan menjatuhi hukuman pada Dewi Galuh yang mengetahui hal tersebut mencoba untuk melarikan diri ke hutan. Sayangnya, ia terperosok masuk jurang dan tidak lama, pernikahan Pangeran Inu Kertapati dan Putri Candra Kirana pun dilaksanakan. Pangeran, Putri, Raja, dan nenek kembali hidup bahagia di Moral Cerita Dongeng Keong MasFoto Membacakan Dongeng Orami Photo StockMenceritakan dongeng ini pada anak bukan hanya sekadar untuk membantunya tidur lebih nilai-nilai kehidupan yang bisa dipetik dari setiap tokoh pada cerita dongen Keong Mas, sepertiMemahami untuk tidak boleh bersikap iri seperti Dewi sabar dan baik hati seperti Putri Candra Kirana, nenek, dan pantang menyerang seperti Pangeran Inu malu untuk meminta maaf seperti yang dilakukan Raja seru bukan cerita dongeng Keong Mas? Jangan lupa meluangkan waktu membacakan dongeng untuk anak, ya, Moms.
Resensi Buku "KEONG EMAS"Kata syukur kehadirat Allah Swt yang memberi rahmat dan hidayahnya sehingga tugas ini dapat saya dari tugas ini pengumpulan tugas dalam bab meresensi sekaligus melatih kami dalam mengerjakan ucapkan terima kasih kepada Jumianti Puspitasari selaku guru Bahasa Insonesia yang telah mengajarkan materi pelajaran tua yang telah menyediakan fasilitas teman teman yang telah mendukung saya tanpa jasa mereka tugas ini tidak kedepannya semoga tugas ini dapat bermanfaat dan dapat digunakan untuk kepentingan April HamiyahBAB Latar BelakangNovel Keong Emas karya Tira Ikranegara Yang diterbitkan BINTANG ini menceritakan tentang saudara tiriDewi Ajeng yang iri kepada putri permaisuri Chandrakirana.Saya memilih Novel ini karena saya merasa cocok,remaja yang beralih dewasa karena umur umur segitu peralihan memasuki dunia nyata yang rumit seperti yang dialami putri permaisuri TujuanAdapun kekurangan dan kelebihan novel ini memberi gambaran kepada pembaca dan penilaian umum sebuah karya itu resensi ini untuk memenuhi tugas dari Guru Bidang Study Bahasa Indonesia dan sebagai pembaca mengetahui secara Identitas Buku√ Judul Keong Emas√ PengarangTira Ikranegara√ Penerbit BINTANG INDONESIA√ Halaman 94 Unsur Buku√ Pendahuluan -Sampul depan -Identitas buku -Hak cipta√ Isi Buku - Seorang saudara tiri Dewi Ajeng yang iri kepada putri permaisuriChandrakirana√ Penutup -Tentang penulis -Sampul belakang Sinopsis Novel Keong Emas diterbitkan pada tahun 2010 oleh BINTANG INDONESIA Novel "Keong Emas"ini menceritakan tentang saudara tiriDewi Ajeng yang iri kepada putri permaisuriChandrakirana. Novel ini menceritakan tentang seorang saudara tirinya yang iri kepada putri permasuri sesama saudara tapi bukan saudara kandung ayah Chandrakirana menikahi ibu Dewi Ajeng. Suatu hari ada seorang pangeran yang datang ke rumah ayah chandrakirana,untuk menjodohkan Raden Inu Kertapati dengan salah seorang putrinya. Sebelum raden inu pulang,ia memberikan 2 hadiah untuk chandrakirana dan dewi ajeng,tapi chandrakirana mendapat kado yang lebih besar dibandingkan dewi ajeng ia akhirnya tidak terima. Karena tidak terima dewi ajeng dan ibunya pergi ke mbah demit untuk mengubah chandrakirana menjadi keong dan akhirnya chandrakirana menjadi Ulasan BukuYang saya suka pada novel ini adalah menggambarkan perilaku Dewi Ajengbahwa kita jangan iri kepada siapapun,karena perilaku iri itu tidak kekurangannya,novel ini isinya kurang tebal jadi saya kurang membaca isi dalam jika novelnya tebal lebih semangat untuk membacanya lagi,siapa tahu kalo bukunya agak tebal semua orang mungkin sudah sempurnya baik penyampaiannya sebagai penulis,maupun ucapan secara bentuk fisik dari novel tersebut sudah sangat bagus dan menarik bagi SimpulanSetelah membaca buku ini agak membosankan namun menarik yaitu karena didalamnya ada pengajaran bahwa kita tidak boleh iri kepada SaranSebaiknya ceritanya ditambahkan lagi supaya saya ataupun semua yang membaca novel ini merasa puas dengan apa yang ada yang berjudul Keong Emas ini sebenarnya sudah bagus dan tetapi,akan lebih baik lagi jika penulis memperjelas makna dari beberapa perumpamaan yang ada.TugasBahasaIndonesiaTugasOnlineBelajarOnlineBelajarMenjadiPembacaEfektifBuku FiksiUntuk memenuhi Tugas Belajar dirumah dari ibu Jumianti Puspitasari, Selaku Guru Bahasa Indonesia MTsN 5 Serang!
Berikut cerita singkat tentang keong mas, dongeng singkat dengan pesan moral yang bisa diambil untuk kita kala, di sebuah danau yang indah di tengah hutan, hiduplah seekor keong mas yang cantik dan bersinar. Setiap hari, ia berenang di danau kecil di dekat rumahnya dan membiarkan cahaya matahari mengkilapkan cangkangnya yang keong mas tidak bahagia. Ia sering merasa kesepian karena tidak memiliki teman untuk bermain. Suatu hari, ia memutuskan untuk pergi menjelajahi dunia dan mencari teman-teman berjalan dan berjalan selama beberapa hari, melewati lembah dan gunung, hingga akhirnya ia sampai di sebuah hutan yang besar dan lebat. Di sana, ia bertemu seekor kura-kura yang berbicara dengannya.“Siapa namamu?” tanya keong mas.“Aku adalah kura-kura tua yang bijaksana,” jawab kura-kura itu.“Apakah kamu ingin menjadi temanku?” tanya keong mas dengan bersemangat.“Ya, tentu saja,” jawab kura-kura itu sambil mas dan kura-kura tua kemudian menghabiskan waktu bersama, berbicara tentang kehidupan dan petualangan mereka. Mereka berjalan-jalan di sepanjang tepi danau dan berenang bersama di air yang tenang. Keong mas merasa sangat bahagia karena ia telah menemukan teman hari, ketika mereka sedang berjalan-jalan di sepanjang tepi danau, mereka mendengar suara jeritan yang mengerikan. Mereka berdua langsung berlari menuju suara itu dan menemukan seekor kijang yang terperangkap dalam jaring yang diletakkan oleh seorang mas dan kura-kura tua segera membebaskan kijang itu dan membawanya ke tempat yang aman. Kijang itu sangat berterima kasih kepada mereka berdua dan menawarkan untuk membantu mereka jika mereka membutuhkan senang hati, keong mas dan kura-kura tua menerima tawaran itu dan sejak saat itu, mereka bertiga menjadi sahabat yang tak terpisahkan. Mereka menjelajahi hutan bersama-sama dan menemukan keajaiban alam yang luar kebahagiaan mereka tidak berlangsung lama. Suatu hari, mereka bertemu dengan seorang musang jahat yang bernama Kiki. Kiki sangat sombong dan arogan, dan selalu menganggap dirinya lebih baik dari yang melihat keong mas dan kura-kura tua sebagai ancaman bagi kekuasaannya, jadi ia memutuskan untuk mengusir mereka dari hutan. Keong mas dan sahabat-sahabatnya berusaha untuk meminta maaf kepada Kiki dan menjelaskan bahwa mereka hanya mencari petualangan dan teman-teman baru. Namun, Kiki tidak mau mendengarkan dan terus mengusir mas dan sahabat-sahabatnya sangat sedih dan kecewa. Mereka merasa tidak dihargai dan ditolak oleh orang lain hanya karena mereka berbeda. Namun, mereka tidak menyerah. Keong mas, kura-kura tua, dan kijang bersatu dan memutuskan untuk mencari cara untuk mengubah pandangan Kiki tentang mereka. Mereka bekerja keras untuk membuktikan bahwa mereka adalah sahabat yang baik dan bisa berguna untuk memutuskan untuk membangun sebuah jembatan yang besar di atas danau, yang akan memungkinkan hewan-hewan lain untuk melintasi danau dengan mudah. Meskipun Kiki mengolok-olok ide mereka dan mengatakan bahwa mereka tidak akan bisa melakukannya, keong mas dan sahabat-sahabatnya tidak berputus Mas “Sedih rasanya, Kiki selalu menolak kita karena kita berbeda.”Kura-kura Tua “Tapi kita tidak boleh menyerah, teman-teman. Kita harus tetap bersatu dan mencari cara untuk membuktikan bahwa kita adalah sahabat yang baik.”Kijang “Benar, kita harus menunjukkan bahwa meskipun kita berbeda, kita bisa berguna untuk Kiki dan hewan-hewan lain di hutan.”Keong Mas “Tapi bagaimana caranya?”Kura-kura Tua “Aku memiliki ide. Mengapa kita tidak membangun jembatan di atas danau? Ini akan memudahkan hewan-hewan lain untuk melewati danau.”Kijang “Itu ide bagus! Tapi Kiki pasti akan mengolok-olok kita.”Keong Mas “Tidak masalah. Kita harus membuktikan kepadanya bahwa kita bisa melakukannya.”Setelah beberapa hari bekerja keras, jembatan itu akhirnya selesai Mas “Wow, jembatan ini sangat indah. Aku bangga bisa bekerja sama dengan kalian.”Kura-kura Tua “Kita semua bekerja keras untuk mencapai tujuan bersama. Kini, hewan-hewan lain di hutan akan sangat menghargai kita.”Kijang “Dan aku yakin Kiki akan sangat terkesan dengan usaha kita. Kita berhasil membuktikan bahwa meskipun kita berbeda, kita bisa saling melengkapi dan bekerja sama.”Mereka bekerja keras sepanjang hari dan malam, memotong kayu, mengikat tali, dan menggali tanah. Akhirnya, setelah beberapa hari, jembatan itu selesai lain di hutan sangat terkesan dengan jembatan baru tersebut dan sangat menghargai usaha keong mas dan sahabat-sahabatnya. Bahkan Kiki, yang awalnya tidak setuju, akhirnya mengakui bahwa mereka adalah teman yang hebat dan mas, kura-kura tua, kijang, dan hewan-hewan lain di hutan akhirnya hidup dalam harmoni dan damai. Mereka belajar bahwa meskipun mereka berbeda, mereka semua memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, dan saling melengkapi satu sama keong mas dan sahabat-sahabatnya mengajarkan kita tentang pentingnya persahabatan dan kesetiaan. Meskipun kita berbeda satu sama lain, kita dapat belajar untuk saling menghargai dan bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama.
Bukan rahasia umum lagi jika Indonesia adalah negara yang memiliki kekayaan budaya, inilah yang menyebabkan berbagai munculnya dongeng-dongeng yang berasal dari legenda atau cerita rakyat di jaman dongeng-dongeng legenda yang bisa menjadi dongeng pengantar tidur untuk si Kecil, salah satunya adalah 'Legenda Keong Mas'.Keong Mas adalah cerita rakyat yang populer dari Jawa Timur. Bahkan, Namanya juga dijadikan taman legenda dan teater IMAX yang terletak di kawasan Taman Mini Indonesia Indah. Jika Mama ingin mengenalkan anak pada legenda Indonesia dan menumbuhkan kebiasaan membaca sejak dini, berikut telah menyiapkan dongeng anak Nusantara legenda Keong Mas. Yuk simak!1. Hiduplah seorang raja dengan dua orang putri menawan dalam sebuah kerajaan bernama Kerajaan Cerita Anak InteraktifDahulu kala, terdapat sebuah kerajaan yang bernama Kerajaan Daha. Kerajaan ini dipimpin oleh seorang raja yang bijaksana, namanya Raja memiliki dua orang putri menawan. Putri pertamanya bernama Dewi Galuh, sedangkan adiknya bernama Candra dengan Dewi Galuh, Candra Kirana sudah memiliki tunangan. Sang tunangan merupakan putra mahkota Kahuripan, yang bernama Inu hari, ia mengunjungi Kerajaan Daha."Selamat pagi Raja Kertamarta!" kata Inu Kartapatih"Oh Pangeran Inu, calon menantuku! Kemarilah, mari masuk!" ujar Raja KertamartaSetelah masuk ke dalam istana, mereka akhirnya bertemu dengan Candra Kirana."Ah disana rupanya calon istrimu, Candra Kirana. Dia bersama Dewi Galuh" kata Raja Kertamarta sambil menunjuk Candra Kirana."Selamat Pagi, Candra Kirana! Selamat Pagi, Dewi Galuh!" sapa Pangeran Inu."Selamat pagi Pangeran Inu!" jawab Candra Kirana."Uh aku mau ke kamar saja!" kata Dewi Galuh dalam hati sambil beranjak ke Karena gelap mata, Dewi Galuh mengunjungi penyihir untuk menyingkirkan Candra Cerita Anak InteraktifRasa sombong dan cemburu Dewi Galuh pada Candra Kirana itu membuatnya kesal. "Euh.. Kenapa? Mengapa Candra Kirana yang selalu beruntung? Aku akan menyingkirkanmu Candra Kirana!" kata Dewi Galuh sambil memukul Galuh yang gelap mata akhirnya pergi ke penyihir untuk membantunya menyingkirkan Candra Kirana."Apa yang membuat putri kerajaan datang ke sini di malam ini?" kata sang penyihir."Saya punya permintaan. Saya ingin kau membantu saya untuk menyingkirkan Candra Kirana. Saya akan memberikan emas sebanyak yang kau inginkan!" kata Dewi Galuh pada penyihir."Hahaha" suara penyihir yang tertawa kencang seakan-akan menyetujui permintaan untuk mendapatkan sejumlah keesokan harinya, Dewi Galuh bertemu dengan Candra Kirana di taman istana. Candra Kirana yang tidak mengetahui perbuatan kakaknya, tampak santai dan bersenandung di taman. Hingga akhirnya ia bertemu dengan sang Kakak."Hai Candra Kirana!" kata Dewi Galuh"Oh hai Kak! Lihat kemari! Ini adalah bunga yang biasa kita tanam" kata Candra Penyihir jahat itu akhirnya mengubah Candra Kirana menjadi seekor keong berwarna Cerita Anak InteraktifDengan ajaib, sang penyihir jahat muncul di tengah-tengah taman, bersama dengan Dewi Galuh dan Candra Kirana."Ah! siapa nenek itu, Kak?" kata Candra Kirana yang yang jahat itu kemudian mengutuk putri Candra Kirana menjadi seekor siput."Ku kutuk kau menjadi seekor keong hahahaha!" ujar penyihir jahat sambil mengarahkan tangannya pada Candra tubuh Candra Kirana diselimuti asap tebal! Saat asap menghilang, Candra Kirana telah berubah menjadi keong emas."Hahahaha kutukan ini akan hilang jika kau bertemu tunanganmu! Sebelum itu terjadi, aku singkirkan kamu dulu Aku akan memberitahu pada Papa bahwa kamu telah menghilang hahaha!" kata Dewi Galuh sambil menendang keong mas jelmaan Candra Kirana ke kolam istana."Kenapa dia begitu jahat padaku? Apa aku pernah menyakitinya?" tanya Candra Kirana yang bersedih di atas daun Picks4. Candra Kirana yang berubah menjadi keong emas, ditemukan oleh seorang nenek dan dibawa Cerita Anak InteraktifCandra Kirana yang berubah menjadi Keong Mas pun, terbawa arus sungai menjauhi Kerajaan Daha."Kemana sungai ini membawaku pergi? Hiks... hiks...!!!" kata Candra Kirana yang karena tubuhnya yang berwarna keemasan, membuat seorang nenek yang berada di tepi sungai untuk mencari ikan, melihat Candra Kirana dan menangkapnya dengan jaring."Aaaa!" Teriak Candra Kirana yang ketakutan karena masuk ke perangkap jaring."Wow, apa ini? Keongnya berwarna keemasan, belum pernah aku melihat keong seperti ini!" kata nenek itu kemudian membawa Keong Mas ke rumahnya. Dia merawat Keong Mas di dalam sebuah harinya, tanpa disadari sang Nenek, Keong Mas berubah menjadi manusia sampai siang. Nenek itu kemudian kembali ke sungai, tapi malang nasibnya karena tidak ada satu pun ikan yang tertangkap di jalanya."Hah... Tak terasa hari sudah siang, namun aku belum menyiapkan makan untuk nanti sore"Saat nenek itu kembali ke rumah, betapa terkejutnya dia karena di meja telah disajikan beberapa berbagai makanan lezat."Lho siapa yang memasak semua ini? Siapa yang menyiapkannya untukku?" ujar nenek yang Sang nenek akhirnya mengetahui bahwa Keong Mas tersebut adalah Candra Cerita Anak InteraktifKeesokan paginya, sang nenek kembali ke danau untuk mencari ikan lagi. Kemudian ketika ia kembali, berbagai hidangan juga telah disajikan di meja yang penasaran, memutuskan untuk pulang lebih awal dari biasanya pada keesokan harinya, ia juga masuk dengan mengendap-endap ke suara seseorang sedang memasak, kemudian nenek tersebut masuk dan dikejutkan oleh seorang gadis menawan yang memasak di dapurnya."Hah? Siapa kamu, wahai gadis menawan?" kata nenek pada Candra Candra Kirana menceritakan semuanya kepada nenek itu. Dia juga mengatakan kepadanya bahwa kutukan itu akan hilang jika dia bertemu dengan tunangannya, Pangeran Inu."Saya tidak tahu kapan kutukan ini akan berakhir" ujar Canra Kirana yang sedih."Sabar, Kirana. Terus berdoa. Semoga doamu terkabul" jawab nenek itu, di Kerajaan Daha, Pangeran Inu ingin mencari tunangannya. Bahkan dia berpura-pura menjadi seorang rakyat jelata untuk mencari ke seluruh negeri"Jangan khawatir, Yang Mulia. Saya akan mencari Candra Kirana sampai di seluruh pelosok negeri hingga ketemu" kata Pangeran Inu pada Raja Kertamarta6. Dewi Galuh bertemu dengan Penyihir untuk mengambat Pangeran Inu mencari Candra Cerita Anak InteraktifKetika Dewi Galuh mendengar Pangeran Inu berniat mencari saudara perempuannya, ia memberi tahu kepada penyihir itu berubah menjadi gagak hitam. Dia terbang mencari Pangeran InuDalam perjalanannya mencari Candra Kirana, Pangeran Inu tiba-tiba dikejutkan dengan datangnya gagak hitam yang bisa berbicara."Kiri...ke kiri Ikuti aku" kata gagak itu kepada Pangeran Inu."Gagak itu bisa bicara? Mungkin ia bisa menuntunku untuk menemukan Candra Kirana" kata Pangeran Pangeran Inu mengikuti burung gagak, yang dia tidak sadari bahwa burung gagak itu adalah jelmaan dari penyihir yang sengaja membuatnya salah perjalanannya, Pangeran Inu berhenti ketika melihat lelaki tua itu bersandar di pohon. Dia melihat kakek itu berwajah pucat."Kau baik-baik saja? Kakek terlihat pucat sekali" kata Pangeran Inu."Aku belum makan selama berhari-hari, anak muda" jawab kakek tersebut."Ini dia, kakek bisa makan siangku. Aku bawa cukup untuk diriku sendiri" ujar Pangeran Inu sambil memberikannya sekotak makan siang."Ahh, terima kasih, anak muda" kata kakek Pangeran Inu dibantu oleh seorang kakek dan membongkar penyihir jahat yang menjelma sebagai Cerita Anak InteraktifSambil makan, Pangeran Inu menceritakan semuanya kepada kakek tersebut. Pangeran Inu juga menceritakan bahwa ia mengikuti burung gagak hitam yang bisa diduga, kakek itu mengayunkan tongkatnya ke burung gagak. Gagak itu pun jatuh dan kembali menjadi penyihir!Ternyata kakek itu juga seorang penyihir. Dia memberi tahu Pangeran Inu bahwa burung gagak itu adalah penjelmaan dari penyihir juga menyuruh Pangeran Inu untuk mencari Candra Kirana di Desa di Desa Dadapan, Pangeran Inu singgah di sebuah rumah pondok untuk meminta minum. Ketika dia bertanya meminta air, betapa terkejutnya Pangeran dia singgah di rumah neneknya yang merawat Candra Candra Kirana akhirnya kembali ke istana, dan Dewi Galuh pergi karena takut Cerita Anak InteraktifNenek dan Candra Kirana tampak terkejut sekaligus senang melihat Pangeran Inu. Ketika mereka bertemu satu sama lain membuat kutukan Kirana kemudian kembali ke Kerajaan Daha. Ia menceritakan semuanya kepada sang Papa. Karena takut mendapat hukuman, Dewi Galuh melarikan diri dari Kerajaan Daha dan tidak pernah akhirnya Candra Kirana dan Pangeran Inu hidup bahagia bersama. Nenek yang merawatnya juga tinggal di itulah dongeng anak Nusantara Legenda Keong Mas. Setelah menceritakan dongeng ini, jangan lupa untuk memberi tahu nilai moral yang terdapat dalam dongeng ini ya Ma!Nilai moral dari cerita ini adalah rasa iri dan dengki dapat merusak pikiran dan karakter. Sehingga jauhi hal itu dengan selalu bersyukur dan berpikir jugaDongeng Anak Nusantara CindelarasDongeng Anak Putri Tanpa Senyum dan Jack yang CerobohDongeng Nusantara Lutung Kasarung dan Purbasari
kelebihan dan kekurangan cerita keong mas